Kandungan dan Manfaat Kacang Panjang

Kacang panjang dapat dimakan mentah, dipanggang atau dimasak. Di Asia Tenggara, kacang panjang adalah sayuran yang biasanya diolah menjadi berbagai sayuran. Tidak hanya polong yang bisa dimakan, daun kacang panjang diklasifikasikan sebagai sayuran lezat yang sangat bergizi. Kacang panjang bahkan menjadi sayuran daun yang populer di berbagai negara di Asia. Beberapa kacang panjang dipanen ketika mereka sudah tua untuk mengambil kacang. Biji kacang panjang adalah sayuran berkualitas karena mengandung banyak protein.

Protein ini memainkan peran penting dalam kecerdasan otak ketika diambil dengan benar. 8,3 gram protein ditemukan dalam 100 gram kacang panjang matang. Protein dalam buncis mengandung protein nabati dan baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kacang panjang juga kaya akan vitamin B kompleks. Vitamin ini memiliki fungsi penting bagi tubuh. Diantaranya adalah fungsi saraf yang sangat berguna. Setiap 100 gram kacang panjang yang dimasak mengandung 146 mcg asam folat (37% kebutuhan tubuh), 0,1 mg vitamin B6 (5% dari kebutuhan tubuh), 0,1 mg riboflavin (4% dari kebutuhan tubuh), 0,4 msg asam pantotenat (4% dari kebutuhan tubuh)) dan 0,6 mg niacin (3% dari kebutuhan tubuh).

Kacang panjang mengandung sayuran yang mengandung banyak mineral. Di antaranya adalah magnesium (komponen penting tulang dan gigi sehat), fosfor (penting dalam produksi energi dalam tubuh), zat besi (pembentukan sel darah merah), tembaga (menjaga kulit sehat dan meningkatkan daya tahan), kalium (kebutuhan untuk penelitian sel). dan otot) dan kalsium (penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat dan kuat).

  1. Diabetes dan kekebalan
    Karena tinggi serat, tinggi kalori dan mengandung karbohidrat, kacang panjang dianggap makanan yang ideal untuk pasien diabetes. Selain itu, antioksidan dalam sayuran ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Itulah mengapa juga baik khususnya menghilangkan radikal bebas dari tubuh yang dapat menyebabkan berbagai penyakit atau kerusakan jaringan dalam tubuh.
  2. Kesehatan tulang
    Sejalan dengan kacang jenis lain, sayuran ini juga kaya akan kalsium, yang baik untuk tulang, termasuk pencegahan osteoporosis. Sayuran ini juga kaya silikon, yang merupakan elemen penting dalam regenerasi tulang.
  3. Kesehatan mata
    Sayuran ini sering digunakan karena selada juga mengandung vitamin A, yang baik untuk mata. Selain itu, senyawa karotenoid dalam sayuran ini dapat mencegah kerusakan, seperti degenerasi makula.
  4. Kanker usus besar
    Konsumsi garter secara teratur sangat baik untuk mencegah kanker usus besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan serat yang tinggi dari sayuran dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *